by

Ayah Gagah Selamatkan Keluarga, Nyawanya Jadi Taruhan, Korban Tenggelam di Pantai Labuhan Jukung Ditemukan Meninggal

-daerah-1167 Views

Pesisir Barat – Kisah heroik sekaligus tragis terjadi di Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat. Seorang ayah, A.S. (38), warga Lampung Utara, ditemukan telah meninggal dunia usai tiga hari dinyatakan hilang karena terseret ombak saat menyelamatkan istri dan anak-anaknya, Jumat pagi (11/7/2025), sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban ditemukan tim gabungan SAR dan nelayan di koordinat 5°11’29.07″S – 103°55’41.98″T, sekitar 200 meter dari bibir pantai ke arah barat daya. Jenazah langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan sebelum diserahkan kepada keluarga.

Tragedi bermula pada Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. A.S. tengah menikmati waktu bersama keluarga kecilnya di tepi pantai. Ia duduk santai di kursi pesisir sementara istri dan kedua anaknya, R.E.P. (15) dan K.A.A. (7), bermain air. Tanpa diduga, ombak besar datang menyapu tubuh-tubuh kecil mereka ke tengah laut.

Mendengar teriakan minta tolong, A.S. spontan berlari dan terjun ke laut — meski dirinya tidak bisa berenang. Dalam situasi genting itu, dua saksi mata, Agung Laksono dan Dilfa Arista, berhasil menolong istri dan anak-anak A.S. Namun sang ayah terseret arus dan menghilang.

Pencarian dilakukan secara intensif oleh gabungan personel dari Sat Polairud Polres Pesisir Barat, Sat Samapta, Polsek Pesisir Tengah, BPBD, serta dibantu nelayan menggunakan lima perahu. Setelah tiga hari pencarian yang melelahkan, tubuh A.S. akhirnya ditemukan tak bernyawa.

Kasat Polair IPTU Hermanto, mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi tersebut.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Tim gabungan sudah bekerja semaksimal mungkin. Kami juga mengimbau agar masyarakat lebih waspada ketika berwisata ke pantai, terutama memperhatikan kondisi ombak dan keselamatan,” kata IPTU Hermanto.

Pantai Labuhan Jukung saat ini dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif, namun petugas tetap disiagakan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

Pengorbanan A.S. akan selalu dikenang. Seorang ayah yang rela mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan keluarganya. Sebuah kisah cinta sejati, yang berakhir dengan duka namun penuh kehormatan.(***)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *